900 buruh di PHK

900 Buruh Kena Dampak Krisis Ekonomi Di Bogor

900 Buruh Kena PHK Di Bogor 1
900 Buruh Kena PHK Di Bogor

900 Buruh Kena PHK dan Krisis ekonomi global yang saat ini terjadi dapat menjadi berpengaruh banyak lebih di Bogor. Hal ini terlihat dari nilai investasi di Bumi Tegar Beriman dari sektor industri terus menurun, tercatat nilai investasi yang masuk baru sebesar Rp 1,7 triliun rupiah.

Efek lain pada tahun 2019, setidaknya ada 900 pekerja yang terkena PHK (pemutusan hubungan kerja), serta puluhan perusahaan yang siap untuk pergi dan bangkrut.

Ada banyak faktor yang menyebabkan pemecatan 900 buruh. Dari masalah individu karyawan yang tidak sejalan dengan keinginan perusahaan, sampai perusahaan memang harus melakukan pemecatan karyawan jika ingin tetap bertahan.

Dalam setahun ini saja sudah ada 60 kasus yang berkaitan dengan terjadinya PHK di Kabupaten Bogor, Namun demikian, masih berusaha untuk menjadi mediator dalam masalah perselisihan antara pekerja dan perusahaan.

"Kami di sini juga memiliki mediator dari tingkat Jawa Barat, memang kita sebisa mungkin untuk menghindari penghentian hak untuk bekerja, karena saya pikir jika itu terjadi seperti itu, kerugian yang adalah ya untuk semua pihak," kata Kepala Dinas Perindustrian Penyelesaian Sengketa (PHI) di Departemen Tenaga Kerja (Tenaga Kerja) Bogor, Sutinah.

Kasus PHK di Indonesia

900 Buruh Kena PHK Di Bogor 2
900 Buruh Kena PHK Di Bogor

Bila dibandingkan dengan tahun 2018, saat ini menurun tren, seperti baru sampai September, serta dengan kasus PHK langsung adalah pada tahun 2019 hanya ada 36 orang.

"Untuk kasus PHK massal sejauh ini hanya ada 24 kasus. Bila dibandingkan dengan total karyawan tahun lalu di PHK bisa mencapai 1.055 orang," tambahnya.

Kepala Bogor Kabupaten Tenaga Kerja Surjana Rahmat mengatakan, setiap tahun para pekerja sering melakukan demonstrasi untuk meminta kenaikan upah tanpa memikirkan segala resiko yang harus ditanggung perusahaan. Ditambah Integrasi krisis ekonomi menlanda ada beberapa yang memerlukan perampingan perusahaan.

Antisipasi Masalah PHK di Indonesia

900 Buruh Kena PHK Di Bogor 3
900 Buruh Kena PHK Di Bogor

Untuk mengantisipasi masalah PHK yang semula akan dimulai dari pembentukan Peraturan Perusahaan (PP) yang masih dilakukan oleh perusahaan yang lalai di Kabupaten Bogor.

Karena selain PP, ada juga Perjanjian Kerja Bersama (PKB), yang dibangun antara perusahaan dan karyawan untuk menengahi beberapa masalah yang tidak dapat dimasukkan ke dalam PP.

"Kami berada dalam PP jika itu memang memiliki undang-undang yang tepat. Tapi ada perusahaan yang tidak dapat membayar upah minimum, misalnya, maka ada kesepakatan bersama yang bisa membentuk dasar upah nominal kepada karyawan," jelasnya.

Rahmat juga menilai Sektor Ketenagakerjaan Upah Minimum (UMSK) dan MSE sangat penting bagi keberlanjutan pembangunan ekonomi sektor pekerjaan, sehingga sampai saat ini masih menggodok formula yang UMSK yang belum disahkan oleh Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.

"2018 dan UMSK Bogor untuk sektor 1 juta Rp3,8 nominal, sektor 2 USD, 4,2 juta dan Rp 4,5 juta sektor ketiga," katanya.

pelambatan ekonomi global yang saat ini terjadi ternyata berpengaruh di Kabupaten Bogor. Hal itu terlihat dari nilai investasi di sektor industri terus menurun. Tercatat nilai investasi yang masuk baru sebesar Rp1,7 triliun. Selain itu sepanjang 2019 ini setidaknya ada 900 buruh terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) serta puluhan perusahaan yang siap gulung tikar.

Pada tahun ini saja ada 60 kasus yang berkaitan dengan PHK di Bogor. Namun demikian, Tenaga Kerja terus berusaha untuk menjadi mediator dalam perselisihan antara karyawan dan perusahaan.

"Kami di sini juga memiliki mediator dari tingkat Jawa Barat, memang kita sebisa mungkin untuk menghindari penghentian hak untuk bekerja, karena saya pikir jika itu terjadi seperti itu, kerugian yang adalah ya untuk semua pihak," kata Kepala Dinas Perselisihan Hubungan Industri (PHI) di Departemen Tenaga Kerja (Tenaga Kerja) Bogor, Sutinah.

Lantas bagaimana dengan Kota Bogor? Meski bukan kawasan industri gelombang PHK juga terjadi di Kota Hujan. Hingga bulan ini ada dua perusahaan garmen gulung tikar. Sekitar 700 karyawan sudah di PHK.

"Ada dua perusahaan yang sedang dalam proses (kebangkrutan). PT SUI dan PT Prime," kata Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sukoco kepada wartawan kemarin."

Kiriman serupa